Total Pageviews

Thursday, 17 March 2011

tegur lah aku KAWAN...

kawan...
harapnya dah tiada dendam yang bersisa..
harapnya kaki ini melangkah tampa beban lama yang bergayut
sebab terlalu penat menjeruk rasa amarah
terlalu penat menyoal takdir..
kalau ini jalan yang harus ku lalui
aku tetap akan melangkah ,yang datang itu ku sambut
yang menyilang itu ku rebut..
soalnya... aku masih lagi keliru dengan jalan ini
aku tidak mahu langkah ku di jalan ini ku bawa bersama
rasa dendam yang tak mahu hilang
rasa dendam yang akan mudaratkan semua yang di sisi ku..
kawan...
mungkin aku perlukan pimpinan dari tangan kalian
payung untuk ku berlindung dari sinar dendam yang membakar kulit
atau mungkin kalian boleh tunjukkan aku di mana harus ku pijak..
sebab aku mungkin tersesat ,tergoda dengan teduh yang bersifat sementara
yang akan berubah bila matahari kian gelunsur dari paksinya..
kawan..
mungkin juga aku takut
pada bayang bayang sendiri yang kadang2 kulihat bukan susuk tubuh ku
seolah punya tanduk dan ekor..
dan memikul berkarung beban dendam yang belum di lunas kan..
entahlah kawan.. kadang aku gembira bila aku tidak lunas kan
kadang aku tersiksa bila ku simpan..
kawan..
tegur lah aku andai aku lalai
tegur lah aku andai aku longlai
tegur lah aku andai aku alpa
tegur lah aku andai aku gelisah
tegur lah aku andai aku rebah......

2 comments:

Unknown said...

terbaik la....suke giler sama payung biru tu

ujanpanas said...

tima kaseh cik amalin...